Our Sweet Birthday [Chap 1]

Gambar

Titlle: Our Sweet Brithday

 

Author: Ophiie Ryeosomnia a.k.a Shin Hye Kyung istri syah, dan istri pertama sekaligus istri terakhir dari Kim Ryeowook.

 

fb: DheAjheng Ophy Alanuviracuitcuit

twitter: Ophiie_Unyu

 

Cast:-Shin Hye Kyung a.k.a DheAjheng Ophy Alanuviracuitcuit

-Kim Ryeowook SuJu

-Kang Minhyuk Cnblue

 

Suport Cast:-Im Yonna Ah SNSD

-Shin Je Wo a.k.a Shin Je Wo

-all member SuJu

-Other Cast

 

Genre: Romance, Angst

 

Rated: T

 

Leght: Chapter

 

Chapter: 1 Of?

 

Disclaimer: Ryeowook IS MINE!! And This FF is MINE too! Don’t Bashing, don’t Plagiat! Simple^^

 

Backsong:-SuJu-Just You

-SuJu-In My Dream

-SuJu-Shes Gone

 

Annyeong~, Author Galau comeback^^, bawa Couple paling abadi dunia Akhirat –Ryeo-Kyung- *plak!* FF ini sengaja aku buat spesial pake telor, pake daging *apadeh* aku dedikasikan for my Lovelly Husband, nae nampyeon, my namjachingu, pkoknya buat orang yang sangat aku cintai lahir dan batin(?) yaitu siapa lagi kalau bukan KIM RYEOWOOK. Untuk menyambut ulangtahunnya yang ke -25 atau -26 di Korea.

Sebelum masuk ke inti cerita(?) Author mau ngucapin termiakasih buat semua Readers yang udda mau baca semua FF Author, dari jaman dulu sampe sekarang, speciall Thanks  for my Eonnie Shin Je Wo, and Geesti Resiita gomawo buat ide dan judulnya^^ kalian Is The Best pkoknya^^

Okke, daripada Author kebanyakan bacot(?) langsung cekodooottt aja deh^^ selamat menikmati.

 

——-ooOOoo——-

 Cintai aku hanya sekali

Tidak ada satu hal yang harus kaulupakan

Sesaat berikan waktumu untukku

Hanya itu saja

——-ooOOoo——

Happy Reading~

Chap 1

Author Pov~

Wednesday, June 23th 2005

 

Seorang yeoja nampak tergesa-gesa masuk ke dalam sebuah ruangan yang cukup gelap karena lampu diruangan itu tidak menyala. Tangannya bergerak meraba(?) dinding disampingnya dan menemukan sesuatu lalu menekannya.

Cklek

Seketika lampu menyala dan keluarlah seorang namja dengan membawa sebuah roti bulat dengan beberapa lilin yang menyala diatasnya, tidak lupa beberapa warna cream menghiasi roti yang dibawanya.

Happy Brithday To You

Happy Brithday To You

Happy Brithday Happy Brithday Happy Brithday Hye Kyung.

 

Namja itu bernyanyi sambil berjalan menuju yeoja yang bernama Hyekyung. Yeoja itu masih Schok dan masih termangu(?) didepan pintu apartemennya.

“make u wish chagi” ucap namja itu menyadarkan lamunan sang yeoja. Yeoja itu tersenyum lalu menutup matanya sesaat dan meniup lilin dihadapannya.

“saengiel Chukkae Hamnida” Namja itu tersenyum manis ke arah Hyekyung lalu mengajaknya duduk di sebuah kursi. “aku sudah memasakkan sesuatu untukmu, tunggulah sebentar” dengan cekatan namja tadi menyajikan beberapa makanan dihadapan yeojanya. Lalu duduk dihadapannya.

“oppa” ucap yeoja itu tersenyum geli(?) melihat namjachingunya yang nampak seperti eomma-eomma yang sedang menyiapkan makanan untuk keluarganya.

“sudahlah, jangan banyak bicara, kajja kita makan, kau pasti lapar bukan?” namja itu memberikan satu sumpit makanan dihadapan Hyekyung.

“dimana Je Wo eonnie?”

“molla, tadi dia pergi, mungkin ada urusan” namja itu masih sibuk menyuapi(?) Hyekyung yang ada dihadapannya.

“oppa, aku bisa sendiri” Hyekyung merebut mangkuk berisi makanannya yang sedang di pegang oleh Kim Ryeowook-namjachingunya-

“annio, untuk kali ini biar aku yang melakukan, sebelum aku sibuk dengan debutku” ucapnya masih memegang sumpit dan mengarahkannya ke mulut yeojanya.

Hyekyung terdiam sesaat setelah mendengar kata-kata Ryeowook, dia memandang namjachingunya yang masih sibuk dengan makanan ditangannya.

“apa oppa akan melupakanku?” Ryeowook menatap kekasihnya dengan bingung. “oppa sebentar lagi akan menjadi seorang artis, pasti oppa akan melupakanku” dengan suara tertahan Hyekyung masih menatap namjanya yang tidak kalah terkejut mendengar ucapannya.

“kenapa kau berkata seperti itu? Aku bahkan tidak pernah berfikir sedikitpun untuk melupakanmu, aku akan tetap menjadi namjachingumu, apa kau meragukanku?” Ryeowook menatap tajam kearah bola mata kekasihnya.

Hyekyung menggeleng pelan “aku hanya takut oppa akan melupakanku seiring terkenalnya oppa nanti”. Kini terlihat sebutir airmata turun membasahi pipi Hyekyung.

“Chagi” Ryeowook berjongkok didepan Hyekyung dan menggenggam tangannya erat. “aku tidak akan melupakanmu, aku pasti akan selalu ada untukmu, aku janji seberapapun sibuknya aku, aku akan selalu mengunjungimu, percayalah padaku”.  Ryeowook membawa HyeKyung kedalam pelukannya membiarkan yeojanya menumpahkan sepenuh airmata yang membuatnya khawatir.

——-ooOOoo——-

Bagaimanapun malaikat tidak pernah ditakdirkan untuk berada di Neraka bukan? Sudah sepantasnya malaikat itu tinggal di Surga

——-ooOOoo——-

Hyekyung Pov~

 

Friday, June 1st 2012

 

“oppa….” aku membuka mataku sesaat setelah mendapat mimpi yang cukup menegangkan untukku. Beberapa hari ini aku terus mengingat kejadian itu, kejadian dimana terakhir kalinya Ryeowook oppa memberikan kejutan dihari ulang tahunku. Hari dimana aku sangat bahagia. Hari dimana dia belum menjadi sekarang, menjadi seorang superstar yang mempunyai banyak idola.

Dia memang tidak pernah melupakanku, setiap minggu dia selalu datang mengunjungiku, membawakan aku beberapa oleh-oleh setiap dia pulang dari tour konsernya.

Akhir-akhir ini ku rasa dia berubah. Dia jarang sekali mengunjungiku, bahkan menelponku pun bisa dihitung dengan jari. Terakhir kali dia menelponku saat tersebar gosipnya dengan salah satu member girlband satu manajemennya.

Saat itu memang terdengar gosip(?) yang menyebutkan dia berpacaran dengan salah satu member SNSD yaitu Im Yonna. Sedikit sesak memang mendengarnya, terlebih saat melihat beberapa poster Film dokumenter yang dibuat oleh SME tentang IAM, itu cukup membuatku sakit saat itu, melihat beberapa fotonya yang sedang bersama Yonna jujur itu membuatku cemburu, namun setelah beberapa hari gosip itu tersebar dia menghubungiku, menjelaskan semuanya. Entahlah sepertinya dia tahu kalau aku sudah mendengar tentang gosip itu. Setelah aku mengatakan aku baik-baik saja, dia pun akhirnya kembali menjadi Kim Ryeowook Super Junior yang super sibuk. Dan kembali melupakanku sampai hari ini.

Aku menatap Calender yang duduk manis diatas mejaku. “tanggal 1 juni” bisikku pada diriku sendiri. Bulan Juni adalah bulan yang selalu aku tunggu-tunggu, dimana umurku akan bertambah, dan tentu umur Ryeowook oppa yang juga akan bertambah.

Aku dan dia menjalin hubungan sejak aku masih duduk di bangku SMA sampai sekarang tepatnya aku sudah lulus S-1 di umurku yang masih lumayan muda. Dia 4 tahun lebih tua dariku, kami sama-sama di besarkan di Incheon, sampai suatu hari dia mengikuti audisi yang dilakukan SME, dia berhasil lolos karena dia memang mempunyai suara yang cukup merdu menurutku, mungkin sangat merdu.

Sebelum dia menjadi terkenal seperti sekarang, hampir setiap hari di bulan Juni kami selalu lewatkan bersama. Dia tidak pernah melewatkan ulang tahunku, akupun tidak pernah melewatkan ulang tahunnya. Tapi sekarang semuanya berubah. Setiap ulang tahunku, dia tidak pernah datang, bahkan dia selalu terlambat mengucapkan selamat padaku. Banyak alasan yang dia berikan misalkan, “chagi, aku sangat sibuk mianhae, dinner nya kita ganti besok saja otte?”, atau saat hari ulang tahunku “mianhae chagi, kemarin aku benar-benar tidak ada waktu untuk memegang ponselku, jadi baru hari ini aku mengucapkan padamu”. Aku benar-benar muak dengan semua alasannya, terkadang aku berfikir untuk mengakhiri hubunganku dengannya, namun saat bertemu dengannya kekesalanku berubah seketika, dan aku melupakan semua amarahku. Konyol sekali mungkin aku memang sudah terbius olehnya.

Aku menatap gedung yang menjulang tinggi dihadapanku. Sudah hampir 1 tahun ini aku bekerja disini. Bekerja di salah satu TV swasta di korea. Itulah yang membuatku mempunyai banyak kenalan artis, dan mengetahui berbagai berita dari mereka.

“Hyekyung, manajer ingin bicara denganmu” ucap salah satu teman kerjaku saat aku baru saja duduk di depan meja kerjaku.

“gwaenchana?”. Aku terkejut mendengarnya, apa yang ingin manajer bicarakan denganku? Selama ini aku tidak pernah membuat kesalahan, aku pun tidak pernah terlambat.

“molla, temuilah dia”. Aku bergegas menuju ruangan manajer yang terbuka sedikit.

“masuklah Shin Hyekyung”. Eh, bagaimana dia tahu aku ada disini? Bukankah aku belum mengetuk pintunya?. Aku memasuki ruangannya dengan sedikit takut. Manajerku ini, meskipun dia terlihat santai tapi dia tidak pernah main-main dengan ucapannya.

“Annyeong~ tuan, apa tuan memanggil saya?”. Sebisa mungkin aku bersikap untuk tidak gugup dihadapannya.

“nde, kau baca ini”. Tuan Park –manajerku- memberikan sebuah amplop berwarna putih dihadapanku. Apa ini? Apa ini surat pemecatan? Atau apa? Ya Tuhan? Aku meraihnya sedikit lambat, berfikir kira-kira apa yang akan diberikannya untukku? Tanganku bergetar saat menerima Amplop itu, lalu dengan cepat membuka isinya.

Aku masih tidak mengerti apa maksud Tuan Park memberikan amplop ini padaku.

“sudah selesai membacanya?” ucap Tuan Park sedikit tersenyum kepadaku.

“nde, tuan, tapi aku masih belum mengerti, maksud tuan?”. Tuan Park terkekeh pelan lalu berdiri di hadapanku.

“tanggal 3 besok penghargaan MAMA digelar di Singapura, dan sungguh kebanggaan tersendiri untuk televisi kita mendapat undangan untuk menyiarkan secara langsung acara yang sangat meriah itu, kau yang akan mewakili Televisi kita untuk kesana”. Tutur Tuan Park membuatku membulatkan kedua bola mataku.

“ne? “aku masih mencoba mentelaah setiap kata yang keluar dari mulut Tuan Park.

“sekarang pulanglah, bersiap karena nanti sore kau berangkat dengan beberapa rombongan lainnya”. Aku membungkuk meskipun belum sepenuhnya mengerti dengan maksud tuan Park.

—ooo—

MAMA adalah sebuah acara penghargaan yang didedikasikan untuk insan musik Korea. Mnet Asia Music Awards. Mungkin akan ada beberapa artis yang mengisi disana. Tiba-tiba fikiranku pun meluncur mengigat sebuah Boyband legendaris Super Junior. Aku yakin mereka pun akan ikut, lalu Ryeowook oppa, apa aku akan bertemu dengannya?.

Aku membatu(?) mengingat kapan terakhir kali aku bertemu dengannya. Saat perayaan Natal tahun lalu, saat itu dia mengisi sebuah acara dan aku ikut meliputnya. Dia memang selalu menyapaku saat kita bertemu, tapi hanya menyapa biasa, tidak lebih dari sapaan seorang teman.

Tidak ada yang tahu tentang hubungan kami berdua kecuali Shin Je Wo, eonnie sepupuku, yang juga tinggal bersamaku. Kami menyembunyikan hubungan kami dari publik, bagaimanapun aku bisa mengerti siapa dirinya sekarang.

“kau mau kemana?” Je Wo eonnie berdiri menyandar di samping pintu kamarku.

“aku ada proyek di Singapura, ah, apa eonnie tahu MAMA tahun ini digelar disana?”. Aku menatap Wajahnya yang seketika berubah cerah mendengar perkataanku.

“jinjja? Ah, Hyekyung-a, aku boleh ikut ne, jebaaal”. Dia kini merengek menggenggam lenganku.

“aigo~ eonnie, akupun dapat akomodasi dari perusahaan ku, bagaimana aku bisa mengajak eonnie”. Aku mencoba menghindar dari rengekannya, dia itu 1 tahun lebih tua dariku, tapi sifatnya terkadang bahkan lebih kekanak-kanakan dariku, Aigo~.

“gaere, biar aku minta pada Siwon oppa saja”. Dia merogoh saku celananya mengambil ponselnya.

“Mwoya?”. Teriakku terkejut mendengar perkataannya. Apa dia bilang? Siwon oppa? Apa maksudnya?.

Dia menutup telinganya saat mendengar teriakanku lalu tersenyum manis yang errrr senyum menyebalkan menurutku *Dibantai Je Wo eonnie*plak “wae? Tidak perlu terkejut seperti itu, aku memang menjalin hubungan dengannya”. Ucapnya sukses membuatku kembali tertegun. “kau sendiri bagaimana hubunganmu dengan Ryeowook oppa?”.

Aku menghembuskan pelan nafasku “Mollaseo”. Aku beranjak ke kamar mandi untuk mengambil beberapa perlengkapan mandiku. Je Wo eonnie memang seorang bintang Iklan, beberapa kali dia menjadi seorang model Iklan dan model di catwalk, mungkin dia memang menjalin hubungan dengan Siwon oppa.

“yak! Choi Siwon! Kau mau selingkuh dari ku eoh?”. Terdengar teriakan Je Wo eonnie yang masih berada dikamarku. Aigo~ orang itu benar-benar seperti speaker, suaranya bisa berubah-ubah, aku heran kenapa Siwon oppa mau menjadi namjachingunya? Hupt aku kembali mendengus pelan. “ne, Arasheo, arasheo, tapi jangan harap kau masih bisa bertemu denganku sepulang dari Singapura”. Celetuknya yang kontan membuatku terkekeh geli. Dia memandangku tajam lalu bergegas pergi sambil menghentak-hentakkan langkahnya, aku kembali terkekeh, ada-ada saja.

Aku sudah menggeret(?) koperku menuju keluar apartement saat Je Wo eonnie keluar dari kamarnya, dia pun terlihat rapi dan membawa kopernya.

“eonnie mau kemana?”.

“tentu saja ke Singapura”.

“Mwoya? Untuk apa ke Singapura? Apa Siwon oppa mengijinkan eonnie ikut?”.

“anni, aku akan pergi dengan uangku sendiri. Aku hanya ingin memastikan dia tidak selingkuh di belakangku”. Dia memakai kacamatanya dan berlalu mendahuluiku. Aku menggeleng-gelengkan kepalaku, sebenarnya mulai kapan mereka menjalin hubungan?.

@internasional Incheon Airpot

 

Aku dan Je Wo eonnie menghampiri beberapa crue yang juga akan meliput berita tentang MAMA di Singapura, ada beberapa artis yang juga akan 1 pesawat dengan kami.

“Hyekyung, daritadi aku tidak melihat Super Junior, dimana mereka?”. Je Wo eonnie berbisik pelan ditelingaku, aku hanya menggeleng, akupun tidak menemukan 1 artis SME dari begitu banyaknya artis disini.

“apa kau tahu, SMEntertainment menyewa 1 pesawat khusus semua artisnya”. Ucap salah satu orang yang ada di kerumunan didekat aku dan Je Wo eonnie.

“jadi mereka tidak akan satu pesawat denganku?”sedikit rasa kecewa menyelimuti perasaanku. “eonnie aku ingin ke Toilet sebentar, sebaiknya eonnie jangan kemana-mana arasheo”. Aku bergegas menuju toilet.

Aku membuka sedikit pintu toilet dan Bruuhgh, aku menabrak seseorang.

“yak! Apa kau buta eoh!”. Ucap seorang yeoja dari depanku. Kini aku sedang terduduk bersama yeoja itu dihadapanku.

“mianhae”.ucapku lirih dan mengangkat wajahku menatap siapa yang membentakku. Im Yonna? Dia tengah meringis(?) didepanku.

“mianhae kau bilang, memangnya dimana otakmu eoh”. Ya Tuhan Im Yonna? Gadis yang terkenal dengan sebutan Princess Carmingnya, membentak seseorang hanya gar-gara ketidak sengajaan. Aku benar-benar tidak menyangka.

“Gwaenchana Yonna~ah”. Deg, suaranya? Aku mengenali suaranya. Suara seorang namja dari samping kamu yang membantu Yonna berdiri.

“oppa, dia menabrakku sampai aku terjatuh”. Aku mengangkat wajahku menatap namja yang membantu Yonna berdiri.

Dia? Mata kami bertemu, dia memakai kacamata namun aku masih bisa melihat matanya. Dia terkejut melihatku yang masih terduduk didepan pintu toilet, sedangkan dia berdiri di samping Yonna yang berada di depannya.

Aku mengalihkan pandanganku ke tangannya yang sedang merangkul(?) bahu Yonna lembut sampai tangan itu terlepas dari sana, mataku kembali menatapnya memberi pertanyaan yang tidak terlontarkan dari mulutku “oppa, tidakkah kau mau membantuku berdiri juga?”. Ku rasa pertanyaan itu yang ada dimataku.

“kau tidak apa-apa agashi?” seseorang mengulurkan tangannya disampingku, aku menerima uluran tangannya.

“gomawo”. Ucapku saat sudah berdiri dan kembali pandanganku tertuju ke arah Yonna dan namja disampingnya.

“ck”.terdengar suara decakan dari Yonna, dan langsung menggandeng tangan namja disampingnya dengan mesra. “kajja oppa nanti kita tertinggal pesawat”. Dengan sedikit menyeret(?) namja itu Yonna berlalu.

Aku masih memandangi mereka, dia namja yang bersama Yonna, Ryeowook oppa, benarkah itu kau? Itukah kau yang sekarang oppa? Sedikit airmata muncul di pelupuk mataku yang membuat pandanganku buram sesaat.

“Gwaenchana agashi”. Kembali aku tersadar dengan seseorang yang berada di sampingku.

Aku membungku “gomawo Minhyuk-Shi”. Dia tercengang mendengar ucapanku. Aku tahu dia Kang Minhyuk, salah satu member Band Cnblue.

—–ooOOoo—–

Engkau berubah jauh dimataku

—–ooOOoo—–

=====> To Be Continued^^

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: