Origami [Chap 1]

Gambar

Title: Origami

 

Author: Ophiie Ryeosomnia a.k.a Shin Hye Kyung(istri syah, dan istri pertama sekaligus istri terakhir dari kim ryeowook)

 

Cast:-Cho Kyuhyun

         -Lee Jieun (OC)

 

Subcast:-Kang Ha Young

               -Cho Ahra

Other Cast

 

Genre: Romance, Angst, etc

 

Leght: 1 of….

 

PG:-

 

Disclaimer: Ryewook is MINE^^ dan  FF ini milik saya, hasil murni buah cinta saya dengan Ryeowook oppa, dilarang keras mengcopy, apalagi membajak karya saya, dan apalagi dijual diemperan toko dengan harga ceban? semua cast yang main di ff ini adalah milik TUHAN YANG MAHA ESA, dan tentu saja milik orang tua masing-masing, kecuali KIM RYEOWOOK a.k.a WOOKIE oppa dia juga milik saya^^

 

FB: DheAjheng Ophy Alanuviracuitcuit

 

Twitter: @ophiie_unyu

 

Backsong: -Davichi_Love

                   -IU_The Story Only I didn’t know

 

———-oooOOOooo———-

Hatiku, tangisku, kenanganku tentangmu

Setetes demi setetes jatuh di dadaku

Walaupun aku menangis dan menangis

Kenangan kenangan itu tidak akan terhapus

Dan hari ini sekali lagi

Hatiku menangis

———-oooOOOooo———-

 

Origami^^

 

Chap 1

 

Author Pov~

Seorang namja nampak tersenyum puas memandang langit senja yang indah. Sesekali dia menjepretkan(?) kameranya ke arah matahari yang sudah hampir hilang, pemandangan seperti inilah yang sangat dia sukai, dia bisa menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk memandang atau menunggu matahari tenggelam.

Seorang yeoja dengan malas hanya menyaksikan tanpa berucap sepatah katapun. Dia tahu persis watak namja di sampingnya tidak akan memperdulikannya jika dia bersuara. Sesekali dia mendengus kesal untuk kesekian kalinya melihat namja disampingnya benar-benar mengacuhkannya.

Matahari akhirnya hilang, tenggelam di ujung barat menyisakan berjuta kenangan hari ini di benak namja yang masih terus tersenyum menatap kegelapan dihadapannya.

“disini sudah malam Jieun-a, bagaimana disana?” bisik namja itu dalam hati. Dia memang selalu melakukan hal sama setiap senja, duduk di sebuah bukit hanya untuk menatap matahari tenggelam lalu berkata dengan hatinya sendiri.

“yak Cho Kyuhyun” namja yang bernama Cho Kyuhyun itu mendongak(?) menatap seorang yeoja yang tengah berdiri disampingnya dengan tatapan kesal “mataharinya sudah hilang kajja kita pulang” Yeoja itu berlalu meninggalkan Kyuhyun yang masih enggan bangkit dari posisi duduknya.

“Youngie-a” dengan manja Kyuhyun memanggil yeoja yang sedari tadi duduk disampingnya namun kini sudah berlalu.

Yeoja yang bernama Youngie itu berhenti dan memandang Kyuhyun dengan sedikit kesal dia tahu Kyuhyun akan merajuk padanya.

“bantu aku berdiri” Kyuhyun menjulurkan tangannya ke arah Youngie yang sudah berada cukup jauh darinya.

“ck” Kang Ha Young atau yang sering dipanggil Youngie itu berdecak kesal namun tetap berjalan ke arah Kyuhyun dan meraih tangan Kyuhyun lalu membantunya berdiri.

Kyuhyun mengelus-elus celananya, menghilangkan beberapa rumput yang sempat menempel di celananya. “kajja” dia merangkul(?) pundak Youngie dan berjalan pulang kerumahnya.

———-oooOOOooo———-

Kyuhyun Pov~

 

Hari ini seperti biasa aku dan sahabatku –Youngie- menyaksikan matahari tenggelam. Ini sudah menjadi hal wajib untukku. Setiap senja kami selalu datang ke bukit untuk melihat matahari yang akan beristirahat.

“kyu” aku menoleh ke arah Youngie yang sedang berjalan disampingku.

Dia sahabatku sejak 3 tahun yang lalu, tepatnya sejak kami sama-sama masuk ke salah satu universitas yang sama dan jurusan yang sama juga tentunya. Dia bukan hanya seorang sahabat bagiku, namun juga seorang Bodyguard? Ck, aku yakin dia pasti akan marah besar jika tahu akan hal itu, tapi memang begitulah dia, dia mempunyai wajah yang cantik namun tidak seperti kebanyakan yeoja lainnya. Sikapnya sangat brutal, dia bahkan lebih kuat dibandingkan diriku yang notabene adalah seorang namja.

“eum?” aku menatap sedikit wajahnya dan kembali lagi menerawang pikiranku.

“apa kau tidak bosan terus menatap matahari tenggelam?” aku menghentikan langkahku lalu menatapnya. Sebelumnya dia tidak pernah bertanya seperti ini apakah dia bosan menemaniku setiap sore? Atau?

“wae? Tumben kau bertanya hal seperti itu?” aku kembali melanjutkan perjalananku sepertinya dia berlari mengejarku.

“aku hanya ingin tahu, sebenarnya apa bagusnya matahari tenggelam? Bukankah melihat dari depan rumah atau dari mana sajapun itu sama saja?” dia berusaha menyamakan langkahku yang mulai cepat.

“anni, tentu saja beda, ah sudahlah, sebaiknya kau tidak perlu tahu alasannya” aku sengaja ingin membuatnya penasaran. Dan benar saja sepertinya dia kesal.

Suasana rumah begitu sepi, sepertinya tidak ada orang? Aku masuk tanpa salam dan segera menuju kamarku.

“Kyu, kau baru pulang?” seseorang berteriak dari dapur, aku menoleh ah, Ahra nonna sedang berdiri dengan sebuah brokoli ditangannya.

“ne” jawabku tanpa memperdulikannya lagi, aku segera membuka komputerku dan menulis sesuatu.

Jieun-a, hari ini aku melihat matahari tenggelam, sangat cantik apa disana sudah senja? Bagaimana kabarmu hari ini? Jadi kapan kau akan mengunjungiku? Aku punya banyak cerita untukmu, kau harus segera datang ne, aku pasti akan mengalahkanmu bermai game^^

 

Aku tersenyum membaca tulisanku, kukirim e-mail itu pada nya LEE JIEUN, sahabat sekaligus cinta pertamaku? Kurasa begitu, kami sudah bersahabat sejak kami kecil, namun karena appanya yang kini bekerja dikedutaan besar di Perancis, menjadikannya harus jauh dariku. Sudah lama aku tidak bertemu dengannya. Hanya dengan melalui e-mail inilah aku bisa menghubunginya. Dia pernah beberapa kali mengirimkan fotonya padaku. Aku sudah menyangka dia akan menjadi seorang yeoja yang sangat cantik.

Mataku bergerak pada sebuah lukisan yang tertutup sebuah kain di kamarku. Aku membukanya perlahan gambar seorang yeoja dengan bacground senja Eiffel yang sangat indah.

Manik matanya yang berwarna coklat redup, rambut hitamnya yang panjang sebahu, dia tersenyum dengan lesung pipi yang menambah kontras kecantikan diwajahnya.

Lee Jieun, itu adalah gambaran dirinya, gambaran yang ku torehkan di atas sebuah kanvas, aku menconteknya dari sebuah foto yang dia kirimkan padaku.

Hampir setiap detik saat aku dirumah aku pasti memandangnya, taukah kau aku sangat merindukanmu? Merindukan saat-saat senja bersamamu? Aku mengusap(?) pelan gambaran dirinya membuatku tersenyum setiap kali mengingat semua e-mail darinya. Dia selalu menuliskan kata “SARANGHAEYO” disetiap akhir kiriman e-mailnya, membuatku setiap hari bertambah merindukannya.

———-oooOOOooo———-

Senja menghilang berganti malam gelap menemani setiap detikku, pagi menjelang menamani setiap menit ku yang selalu merindukanmu

———-oooOOOooo———-

Lee Jie Eun Pov~

 

‘Lelah’ satu kata yang ada dibenakku, kesibukan kuliah yang mengharuskan aku terus berkutat dengan tugas-tugas membuatku melupakan sesuatu. Ah benar sudah beberapa hari ini aku tidak membuka e-mail ku, apakah dia mengirimiku e-mail? Aku bergegas menuju komputer dan menghidupkannya.

Aku tersenyum membaca beberapa e-mail darinya. Cho Kyuhyun, sahabat kecilku sekaligus cinta pertamaku ku rasa? Ada beberapa e-mail darinya yang belum sempat ku balas, dan yang terakhir sekitar 3 jam yang lalu.

Jieun-a, hari ini aku melihat matahari tenggelam, sangat cantik apa disana sudah senja? Bagaimana kabarmu hari ini? Jadi kapan kau akan mengunjungiku? Aku punya banyak cerita untukmu, kau harus segera datang ne, aku pasti akan mengalahkanmu bermai game^^

 

Aku menulis dengan cepat di komputerku

Mianhae aku baru membalas e-mail mu Kyuhyun-a? Tugas kuliahku sangat menumpuk, tidak ada waktu untuk membuka e-mail?

 

Jinjjayo? Aku baru pulang dari Eiffel, kau tahu senja disini sangat indah. Kau harus datang kesini Kyuhyun-a, melihat Senja di Eiffel bersamaku aku yakin kau pasti akan menyukainya, rasanya ingin sekali bertemu denganmu, jeongmal bogoshipoyo Kyuhyun-a^^

 

Aku memang benar-benar merindukannya. Terkadang penyesalan ini selalu datang, kenapa aku harus pergi dulu? Aku bahkan tidak tahu bagaimana hariku tanpa membaca e-mail  darinya, seperti apa dia sekarang?

Apa dia masih se Evil dulu? Atau dia sudah berubah? Aku hanya bisa menatapnya dari foto-foto yang dia kirimkan padaku. Dia tampan, itulah sepenggal kata yang bisa aku lukiskan untuk penggambaran dirinya.

“Jieun-a kau sudah pulang?” suara eomma menyadarkan ku dari pikiranku tentang Kyuhyun, aku segera beranjak menemui eomma yang tengah berdiri didepan pintu kamarku.

“wae eomma?” aku tersenyum menatap eomma, hari ini aku benar-benar bahagia.

“ada tamu untukmu, sepertinya dari agensi, apa kau sudah ada janji dengan mereka?” Astaga? Aku lupa kalau aku punya janji dengan Agensi tempatku bekerja, anni sebenarnya bukan bekerja, hanya menyalurkan hobiku.

“ne? Apa mereka sudah datang?”

“ne, mereka ada di ruang tamu, temuilah, sepertinya ada hal yang penting” eomma berlalu dan aku segera masuk kekamarku.

Aku duduk didepan seorang yeoja dan 2 orang namja yang sudah lama kukenal.

Salah satu diantara mereka adalah manajerku.

“Lee Jieun, ini tugas dari perusahaan untukmu” ucap salah satu namja di hadapanku –Eric- dia adalah manajer tempatku menyalurkan hobi.

“so, negara mana yang akan mengadakan fashion Show kali ini?” aku memandang miss Morrey manajerku.

“negara asalmu, Korea” jawabnya kontan membuatku mendelik(?) kaget

really?” tanyaku tak percaya.

yes” ucap mereka bertiga kompak. Aku tersenyum senang kyuhyun? Akhirnya aku bisa mengunjungimu.

—000—

“Jadi berapa hari kau disana?” eomma masuk membawakan segelas air hangat.

“mungkin 1 minggu eomma” jawabku masih tetap sibuk membereskan pakaianku.

“apa kau akan mengunjunginya juga?” aku memandang eomma dengan bingung “ayolah chagi, tidak perlu menutupinya dari eomma, eomma tahu kau menyukai Kyuhyun bukan?” Aisshh perkataan eomma membuatku tersipu.

“apa yang eomma bicarakan?” aku mencoba menyembunyikan wajah merahku dari eomma, aku yakin saat ini wajahku bersemu.

“rupanya anak eomma sudah besar eoh?” lagi-lagi eomma menggodaku “sampaikan salam eomma pada keluarga Cho ne” eomma mengecup pucuk kepalaku pelan.

———-oooOOOooo———-

Saat Matahari menghilang, saat Bulan dan sang bintang datang menemani malam, aku masih terus memikirkanmu, memikirkan sampai kapan waktu akan mempertemukan kita?

———-oooOOOooo———-

Author Pov~

 

Hujan kembali mengguyur kota Seoul, Kyuhyun nampak berdiri di ambang jendelanya dengan gelisah, sudah sejak 1 minggu yang lalu, semenjak dia mendapat kabar dari Jieun tentang kedatangan Jieun ke Seoul, sampai sekarang dia belum mendapat kabar lagi dari Jieun, dan itu sangat membuat Kyuhyun frustasi.  ‘Jieun-a apa kau melupakanku eoh? Apa sebegitu sibuknya dirimu hingga kau tidak datang menemuiku? Bahkan e-mail ku pun tak pernah kau balas?’ Kyuhyun menggerutu pelan.

Tring tring tring

 

Suara e-mail masuk dari komputer Kyuhyun membuat Kyuhyun sedikit berlari ke komputernya.

Kyuhyun-a mianhae aku baru sempat membuka e-mail, sekarang aku menunggumu di gedung belakang sekolah kita dulu, datanglah, aku tidak punya banyak waktu, aku akan segera berangkat kembali ke Perancis pukul 4 sore ini^^ aku menunggumu

 

SARANGHAEYO^^

Kyuhyun segera menengok(?) jam dindingnya “Aisssh” sia menggerutu saat melihat jam dindingnya menunjukan pukul 3.15 pm KST, dia memakai jaketnya dan berlari di tengah hujan. Dia bahkan sampai lupa membawa payung, atau membawa mobilnya. Dia memilih berlari di tengah hujan demi bertemu dengan seseorang yang dirindukannya.

Jalanan menuju sekolahnya tidak terlalu ramai, hanya ada beberapa mobil melintas karena hujan yang cukup deras juga Kyuhyun berlari dengan sekuat tenaganya untuk cepat sampai ke lokasi pertemuannya dengan Jieun, dia berhenti sesaat sebelum menyeberang jalan lalu berlari melewati jalan raya dan garis tengah jalan yang putih, tanpa di sadari Kyuhyun, sebuah mobil Lexus berwarna silver melaju dengan kencang ke arahnya, dia baru sadar saat mendengar bunyi yang cukup kencang…. Tiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiinnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnntttttttttttt

Kyuhyun memandang Lexus yang kini bahkan sudah menerkam dirinya. Tubuh Kyuhyun terpelanting ke samping membentur sebuah penghalang jalan yang terbuat dari besi, darah segar keluar dengan deras dari pelipisnya berbaur dengan air hujan dan mengalir begitu saja

“Lee Ji… Euunn” ucap Kyuhyun sebelum dia tak sadarkan diri, sedangkan mobil yang menabraknya melaju dengan kencang meninggalkan Kyuhyun yang sedang terkapar tak berdaya.

———-oooOOOooo———-

Biarlah sang waktu belum mempertemukan kita, sesungguhnya jalan Tuhan lebih indah dari semua rencana yang kita miliki

———-oooOOOooo———-

.

.

.

.

.

.

sudah tahu pasti apa yang terjadi kalau ada titik-titik seperti ini? Yah =====> To be Continued

apakah readers sekalian mendapat Fell dari FF ini? Sungguh saiia tidak mendapatkan Fell dari ini FF, kekek so mianhae silahkan RCL lengkap, dan tolong katakan yang sejujurnya tentang FF ini, katakan kurang bagus kalau jelek, asal jangan memBASHING saja^^

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: