Little Angel [Chap 7 END]

Gambar

Title: Litlle Angel

 

Cast: -Choi Siwon

          -Kim Hyena a.k.a Oktavia Juyanti

          -Choi Sinha a.k.a Angel

 

Suport Cast:-Kim Ryeowook

                       -Shin Hye Kyung a.k.a DheAjheng Ophiie Alanuviracuitcuit

                      -Lee Donghae

                      -Choi Jihwa a.k.a Faridah The-Puff Sii Belahanjiwa Nounna-nyuaaStefan

                      -Nam Woohyun

                              

 

Author: Ophiie Ryeosomnia a.k.a Shin Hye Kyung (istri syah dan istri pertama sekaligus istri terakhir dari Kim Ryeowook)

 

Leght: End

 

Genre: Romance, Angst

 

Rated: PG-15

 

Disclaimer: Ryeowook is Mine^^ & this FF is MINE too, Don’t Plagiat Don’t Copas sembarangan dilarang Bashing^^

 

Soundtrac: Davichi_Sad Promise

 

——oooOOOooo——

Sambil melihatmu yang menjadi dingin

aku sudah menyadari tidak bisa berbuat apa-apa untuk menghalangi perpisahaan yang semakin dekat.

Sebagaimana cinta semakin menyelimuti kita,

aku tidak menyadari cinta pun pergi seperti itu.

——-oooOOOooo——-

Author poV~

“oppa apa yang terjadi?.” Jihwa segera menghambur ke arah Siwon yang sedang terduduk lemas di ruang makan dirumahnya.

“Angel, dia hilang.” Ucap Siwon setengah berbisik.

“mwoya?.” Jihwa membuka matanya lebar, kaget dengan apa yang dikatakan Siwon. Pasalnya dia baru pulang berbulan madu dengan Donghae.

“tadi siang saat aku menjemputnya dia sudah tidak ada di sekolahnya, aku tidak tahu dia kemana, ada orang yang melihat Angel pulang bersama seorang yeoja, aku pikir itu kau.?” Ucap Siwon frustasi.

“mana mungkin hyung, tadi kami masih ada di Jeju.” Donghae membela istrinya.

“ne, arasheo, karena itu aku tidak tahu siapa yang membawanya pergi.?” Jihwa memeluk oppanya yang kini sangat memprihatinkan.

“apa perlu kita menelpon polisi?.” Tanya Donghae yang kini duduk di samping Siwon. Siwon tidak menjawab dia tidak mampu berkata-kata, pertahanannya runtuh, dia menangis.

Drrrtt ddrttt drrrtttt

Ponsel Siwon bergetar pesan masuk.

From:123-456-xxx

Angel bersamaku, tidak perlu mengkhawatirkannya, dia aman bersamaku, aku hanya perlu beberapa waktu untuk bersama putriku.

-Hyena-

“Hyena?.” Ucap Jihwa kaget saat membaca pesan dari ponsel Siwon. Begitupun Siwon, dia tidak kalah terkejut dari Jihwa.

“apa itu Kim Hyena? Songsaenim oppa?.” Tanya Jihwa masih terkejut.

“molla~”. Siwon menggeleng tak berdaya. Dia masih memikirkan kata-kata ‘putriku’ yang menempel dipesan itu. ‘Apa maksudnya?’.

—–ooo—–

Hyena menggenggam erat tangan Angel dan berjalan menuju sebuah cafe.

“appa………”. Angel langsung berlari kearah Siwon yang kini tengah menunggu mereka.

“Angel”. Siwon memeluk Angel dan menatap Hyena yang kini sudah ada dihadapannya.

“appa, bogoshipoyo”. Ucap Angel dengan manja dan mencium pipi appa nya. “kemarin aku tidur ditempat eomma, Hyekyung ahjumma dan Ryeowook ahjussi sangat baik appa, uisa juga ada disana”. Cerocos(?) Angel dengan riang.

“eomma?.” Siwon memandang Hyena yang tengah memandang Angel.

“ne, eomma, Kim Songsaenim itu eommaku, betulkan eomma?.” Ucap Angel yang langsung mendapat anggukan dari Hyena.

“ah, chagi, apa kau ingin makan sesuatu?.” Tanya Siwon masih memangku(?) Angel.

“ne, aku ingin makan ice cream appa, ingin jalan-jalan bersama appa dan eomma, kajja”. Angel menggandeng tangan Siwon dan Hyena, lalu mereka berjalan kesebuah taman terdekat.

Angel masih menjilati(?) Ice cream ditangannya sedangkan Hyena berjalan di samping Angel dengan bisu, begitupun Siwon.

“jadi, apa maksudmu, mengatakan Angel itu anakmu?.” Tanya Siwon mencoba membuka pertanyaan.

“dia memang putriku, yang aku kandung selama 9 bulan dan aku yang melahirkannya.” Siwon tidak melanjutkan perjalannya. Dia memandang Hyena dengan beribu pertanyaan dibenaknya.

“aku masih tidak mengerti Hyena~a”

“dia putriku, putriku belum meninggal, ternyata semua itu hanya kebohongan yang dibuat oleh Ryeowook oppa, dan aku pun sudah memastikan kepanti asuhan tempat dia dibuang dulu”. Hyena tidak berani memandang Siwon. Matanya masih memandang ke arah Angel yang masih sibuk dengan ice creamnya.

“mwo? Jadi Angel? Dia ? dia? Putri ku?.” Ucap Siwon terbata dan kembali memandang Hyena dengan tatapan meminta penjelasan.

Hyena mengangguk lemah. Ada sisi hatinya yang menginginkan kebersamaan ini tidak pernah berakhir. Tapi ia tahu, itu sangat egois, tanpa memperdulikan perasaan Woohyun.

“kau sudah merawatnya selama 4 tahun, gomawo, tapi setelah ini, biar aku yang akan merawatnya.” Hyena mencoba memberontak dengan semua keinginan hatinya yang terdalam. Bukan itu yang ada di dalam hati Hyena, dia hanya tidak mau menyakiti Woohyun, namja yang sudah teramat baik kepada Hyena.

“apa maksudmu? Tidakkah kau ingin merawatnya bersama denganku?”.

“anni, Choi Siwon, besok, aku akan menikah dengan Woohyun oppa, mungkin setelah aku menikah dengannya aku akan membawa Angel bersamaku ke Canada bersama Woohyun oppa.” Ucap Hyena menyembunyikan semua kepedihan hatinya. Lagi-lagi dia harus berusaha menahan semua gejolak dihatinya.

“aku tidak akan membiarkan mu membawanya, Angel putriku dan akan selamanya menjadi putriku”.

“tapi aku eommanya Choi Siwon!” Hyena meninggikan suaranya membuat orang-orang di sekelilingnya memandang Hyena risih(?).

“eomma”. Angel segera berlari ke arah Hyena saat mendengar teriakan Hyena.

“Gwaenchana chagi, eomma membuatmu takut eoh?.” Hyena memeluk Angel yang tengah terkejut.

“aku tidak percaya jika kalau Angel putrimu, beri aku alasan yang kuat.” Tantang Siwon, membuat Hyena tersenyum miris.

—–ooo—–

“jadi Angel itu putrimu oppa? Dia anakmu dengan Hyena?”. Jihwa terkejut mendengar penuturan Siwon.

“Aigo~, pantas saja mereka begitu dekat, bagaimanapun darah lebih kental daripada air”. Ucap Jihwa dengan masih tidak percaya.

“entahlah, sepertinya hidupku benar-benar hancur saat ini, aku akan kehilangan 2 orang sekaligus yang paling berharga dalam hidupku”. Ucap Siwon frustasi(?), dia beranjak masuk kekamarnya.

“ottoehka oppa?”. Jihwa meminta bantuan menatap Donghae di hadapannya.

“molla~, pernikahan mereka akan digelar besok”. Jihwa mendesah pelan membayangkan hidup oppa nya yang tidak tahu akan bagaimana setelah kepergian Angel dan Hyena tentunya.

—–ooo—–

Hyena masih memandang dirinya sendiri didepan cermin disebuah ruangan yang cukup besar dihadapannya.

Gaun putih yang dikenakannya sangat indah membalut tubuhnya.

Seuntai(?) senyum terpaksa dia lontarkan saat melihat Ryeowook masuk ke ruangan itu.

“apa kau siap”. Tanya Ryeowook menyerahkan 1 tangannya untuk meraih tangan Hyena.

“oppa, sebelum aku menikah, bolehkah aku berbicara sesuatu padamu?.” Tanya Hyena dengan ragu.

“ne, katakanlah”.

“setelah aku menikah nanti, mungkin aku akan tinggal bersama Woohyun oppa, aku hanya ingin oppa tahu, kalau sampai saat ini-pun aku masih mencintai Choi Siwon. Aku tidak tahu kenapa aku sangat mencintainya, aku tidak tahu sampai kapan dia akan tetap dihatiku? Jujur oppa, seandainya saat itu oppa tidak menyembunyikan semua surat dari Siwon oppa, mungkin aku masih bersamanya saat ini. Aku takut oppa, aku takut tidak bisa menjadi istri yang setia untuk Woohyun oppa”. Terlalu sulit untuk menahan airmatanya, Hyena pun menangis, membuat sedikit make-up yang ada diwajahnya ikut terhapus oleh aliran airmatanya.

“Hyena-a, uljima, make-up mu luntur, lihat jelek sekali”. Ryeowook mencoba mengalihkan pembicaraan mereka.

“oppa, berjanjilah 1 hal padaku, apapun yang terjadi pada pernikahanku nanti, biarkan aku menyelesaikannya sendiri”.

“aku hanya ingin kau bahagia Hyena, tidak ingin lebih dari itu”.

“arasheo, gomawo untuk semua yang telah oppa berikan untukku”. Hyena mengerti oppa nya sedang tidak ingin bersedih. Akhirnya dia mengalah dan tersenyum meski terpaksa.

Hyena berjalan disamping Ryeowook menuju altar, dengan sebuket bunga digenggamannya, dia berjala dengan anggun tepat di belakang Angel.

Woohyun tersenyum menatap Hyena, kini mereka sudah berada di depan pendeta untuk upacara pemberkatan.

“apa upacaranya bisa dimulai sekarang?.” Tanya pendeta yang langsung di jawab oleh anggukan semua tamu undangan.

“sodara Nam Woohyun, bersediakah sodara menerima yeoja disampingmu ini, Kim Hyena, sebagai istrimu? Bersamanya dalam keadaan susah ataupun senang, baik kaya maupun miskin, dalam sakit ataupun sehat, mencintainya selamanya sampai ajal memisahkan kalian?”.

“ne, aku Nam Woohyun, bersedia, menerima Kim Hyena sebagai istriku. Bersamanya dalam keadaan susah ataupun senang, baik kaya maupun miskin, dalam sehat ataupun sakit, mencintainya selamanya sampai ajal memisahkan kami”. Ucap Woohyun lantang.

“dan anda Kim Hyena. Apakah anda bersedia menerima namja disampingmu , Nam Woohyun sebagai suamimu? Bersamanya dalam keadaan sakit ataupun senang, baik kaya maupun miskin, dalam sehat ataupun sakit. Mencintai dan mematuhi semua perintahnya sebagai kepala keluarga sampai ajal memisahkan kalian?”. Kini pendeta itu memandang Hyena, yang sedikit tegang.

“aku, Kim Hyena ber…”

TBC

Plak! Nape tuh kata keramat muncul disitu? Aissshh heran deh gue? Aku deleted dulu ya readers

.

.

.

.END!

Aisshh kenapa jadi end?

Oke lanjut itu sedikit selingan biar readers gg stress *plak*

“eomma”. Ucapan Angel membuat perkataan Hyena terhenti.

Bruughhhh

Hyena membulatkan matanya menatap Angel yang terjatuh begitu saja dilantai.

“Angeeeelllll”. Hyena segera berlari merengkuh tubuh Angel yang kini sudah terkulai lemas di lantai “Angeeeeeelllll”. Dengan sekuat tenaga yang masih dimilikinya Hyena menggendong Angel dan berlalu keluar gereja tanpa memperdulikan bisik-bisik tetangga *plak*

“Hyena”. Woohyun menahan lengan Hyena yang hampir keluar dari gereja.

“mianhae oppa, aku tidak bisa melanjutkan pernikahan ini, aku lebih mementingkan putriku, mianhae”. Hyena kembali berlalu, namun denga cepat Woohyun menahan kembali lengannya.

“biar aku yang menggendong Angel, kita harus segera membawanya ke rumah sakit, ppalli”. Hyena memandang Woohyun tak percaya, namun secepat mungkin dia masuk kedalam mobil pernikahan mereka.

—–ooo—–

“dimana Angel? Dimana putriku?”. Siwon yang baru datang kerumah sakit menerobos beberapa kerumunan orang didepan ruang ICU.

“Kim Hyena”. Hyena mendongak mendengar namanya disebut. Siwon dengan beringas(?) menatap Hyena garang.

“apa yang kau lakukan pada putriku eoh? Bagaimana bisa dia seperti ini? Sudah ku katakan kau tidak bisa menjaganya, kau bukan eomma yang baik untuknya”

PLAK!

Hyena menampar pipi Siwon dengan sisa-sisa tenaga yang dia punya.

“bisa-bisanya kau berkata seperti itu disaat kritis seperti ini Choi Siwon? Dimana otak mu eoh?”. Hyena beringas(?) membuat beberapa pengunjung ikut mencoba menenangkan Hyena. “memangnya kau pikir kau sudah sempurna menjadi appanya? Kau pikir aku tidak tahu selama ini kau menelantarkannya eoh, sekarang kau menyalahkanku, “.

“Hyena sudahlah, pertengkaran kalian tidak akan menyelesaikan masalah”. Ucap Hyekyung membawa Hyena kembali duduk.

“sudahlah oppa, sebaiknya kita berdoa untuk kesembuhan Angel”.Jihwa ikut menenangkan oppanya yang masih menegang didepan Hyena.

Siwon menutup wajahnya dengan kedua tangannya. Menyesali semua perbuatannya.

Hyena masih terisak pelan dengan gaun pengantin yang masih melekat di tubuhnya.

Woohyun keluar membuat semua orang berhambur ke arahnya.

“ottoehkae oppa? Dia baik-baik saja bukan?”. Tanya Hyena dengan nada khawatir.

“dia sudah sadar, tapi keadaannya sangat lemah, sekarang yang dia butuhkan adalah kau, masuklah”. Hyena segera masuk dengan memakai baju rumah sakit yang diberikan oleh salah seorang perawat.

“dia juga sepertinya membutuhkanmu, masuklah”. Bisik Woohyun pada Siwon yang masih dengan ekspresi sedihnya.

“Angel”. Hyena mengelus pelan rambut Angel yang tengah berbaring diranjang rumah sakit dengan begitu banyak peralatan rumah sakit yang melekat di tubuhnya.

“eomma”. Angel tersenyum saat melihat kehadiran Hyena dan Hyena mencium pucuk kepala Angel. Angel dan hyena memandang ke arah pintu kamar rawat yang terbuka, Siwon masuk dan segera memeluk tubuh mungil Angel. “appa”. Ucap Angel yang tidak terlalu terdengar jelas karena selang oksigen yang menempel di hidup dan mulutnya.

“ne chagi ini appa, kau harus sembuh, appa janji kalau sembuh, appa akan membawamu keliling dunia, sembuhlah”. Angel tersenyum miris mendengar janji appa nya, dia meraih tangan Siwon dan juga Hyena lalu meletakkan kedua tangan orangtuanya didepan dadanya.

“aku hanya ingin kalian selalu bersamaku, appa dan eomma, aku mencintai kalian, eomma jangan tinggalkan appa lagi ne, appa harus dengan eomma selamanya”. Angel tersenyum memandang Hyena dan Siwon bergantian, meminta jawaban atas permintaannya.

Tak ada jawaban diantara mereka berdua. Gadis berusia 4 tahun itu terlalu pintar untuk menyerah.

“eomma berjanjilah eomma akan selamanya menjadi eommaku, aku ingin hanya kalian lah orangtuaku, eomma, aku tidak ingin mempunyai appa baru, sekalipun itu uisa yang sangat baik padaku, aku ingin appa eomma aku….” ucapan Angel tertahan dengan helaan nafas yang begitu panjang, sontak membuat Hyena dan Siwon mengeratkan pegangan tangannya kepada tangan kecil Angel.

“oppa”. Hyena memandang Woohyun yang ada di depan pintu kamar dan Woohyun segera mendekati mereka. Hyena tidak mau beranjak saat beberapa suster menyuruhnya sedikit menjauh dari Angel, hingga Siwon mendekapnya dan membawanya menjauh dari Angel.

“Hyena”. Woohyun memegang tangan Hyena lalu mendekapnya “aku sangat mencintaimu, mianhae belum sempat membuatmu bahagia, menikahlah dengan Siwon”. Tutur Woohyun lalu melepakan pelukannya “buatlah Angel bahagia, kondisinya sangat buruk, aku takut”.

“oppa jebal jangan katakan itu”.

“lebih baik sekarang kau menikahlah dengan Siwon, tapi jujur aku sangat mencintaimu”. Woohyun mengecup pelan pucuk kepala Hyena dan berlalu tanpa mengeluarkan sepatah katapun kepada Siwon

—–ooo—–

“aku bersedia”. Satu kata yang keluar dari bibir Hyena. Disini, di kamar rawat Angel mereka melakukan upacara pemberkatan. Angel tersenyum menatap appa dan eommanyan yang kini sudah syah menjadi suami istri.

“eomma dan appa sudah menikah chagi, kau harus sembuh ne, kita akan jalan-jalan keluar negeri nanti”. Ucap Siwon mengelus pelan pipi Angel, Hyena masih memegang tangan Angel dan mengecupnya berkali-kali.

“aku sangat bahagia, appa, eomma bisa kah kalian menciumku?”. Hyena dan Siwon mengangguk lalu mengecup pipi kanan-Siwon- dan kiri-Hyena- Angel dan tttttttuuuuuuuuuttttttttttttttttt

Suara mesin pendeteksi jantung berbunyi nyaring lepas tanpa terkendali.

Tangan Angel lemas seketika dalam genggaman Hyena, matanya tertutup perlahan.

“Angel….. Angeeeeeelllllll”. Hyena menjerit saat beberapa perawat mencabut peralatan rumah sakit dalam tubuh Angel dan menutupi wajah Angel dengan selimut.

—–ooo—–

Aku bahkan belum sempat membahagiakannya. Belum banyak waktu yang kuhabiskan dengannya. Belum banyak kenangan yang ku ukir bersamanya. Aku masih ingin bersamanya Tuhan. Kenapa kau mengambilnya dariku?

-Kim Hyena-

—–ooo——

4 tahun waktu yang kau berikan padaku untuk bersamanya sangatlah singkat. Dia Angelku. Dia malaikat kecilku, kenapa kau mengambilnya Tuhan? Aku masih membutuhkannya disini. Aku masih membutuhkan malaikatku itu, aku masih membutuhkan oksigenku aku masih membutuhkan Litlle Angel ku

-Choi Siwon-

—–ooOOoo—–

5 tahun kemudian

Seorang gadis berusia 3 tahun berlari kecil disebuah taman yang cukup sepi. Dia menggapai-gapai kupu-kupu yang terbang diatasnya.

“Angel, berhentilah berlari, nanti kau jatuh”. Ucap seorang yeoja tak jauh dari sana.

“sepertinya Angel kesepian”. Ucap seorang namja dihadapannya dan tersenyum menyeringai “bagaimana kalau kita membuat Litlle Angel yang baru?”. Ucapnya sambil mengerlingkan matanya.

“yak kau mesum sekali tuan choi”. Yeoja itu terkekeh melihat ekspresi suaminya.

“tapi kau mau kan NY.Choi?”.

“shireo, sudahlah kajja kita pulang, bukankah kita harus berangkat kepernikahan Woohyun oppa”.

“ne, ne kau pelit sekali”. Namja itu berlalu menyusul isteri dan putrinya yang sedang menonton(?) matahri terbenam dengan indah.

THE END

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: